Friday, March 22, 2013


Blog Penyuluh - Anda suka travelling? Kali ini kami akan menampilkan wisata menarik untuk menikmati lumba-lumba di Indonesia. Ada 3 tempat wisata menarik yang bisa anda kunjungi. Berikut tempat wisata untuk menikmati lumba-lumba :
1. Pantai Lovina, Bali
Ada sekitar 500-1.000 ekor lumba-lumba berkeliaran di sekitar laut lepas Pantai Lovina. Seakan tahu sudah dinantikan banyak orang, mereka akan dengan agresif berenang dan memamerkan keindahan tubuhnya di tengah laut. Tak hanya lumba-lumba, alam bawah laut Pantai Lovina juga menarik untuk dinikmati. Jika beruntung, lumba-lumba ini akan dengan setia menemani kegiatan renang atau snorkeling Anda.
 
2. Teluk Kiluan, Lampung

Teluk Kiluan berada di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Jaraknya hanya sekitar 80 Km dari Bandar Lampung, atau sekitar 60 Km dari Kota Agung, ibukota Kabupaten Tanggamus. Teluk Kiluan memiliki beberapa jenis spesies lumba-lumba. Dua diantaranya adalah lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris).
3. Pulau Siladen, Sulawesi Utara

Pulau Siladen di Sulawesi Utara adalah satu dari lima pulau di kawasan Taman Nasional Bunakan, tepatnya di timur laut Pulau Bunaken. Lumba-lumba biasanya akan muncul ketika melihat ada kapal yang berlayar di perairan Siladen. Mereka akan mengerubungi kapal, seolah ingin mengiringi sepanjang perjalanan. Tak hanya satu, akan ada 30-40 lumba-lumba yang menemani perjalanan Anda

Sumber : http://travel.detik.com/read/2013/02/26/191013/2180483/1383/3-tempat-terkenal-melihat-lumba-lumba-di-indonesia

Wednesday, March 20, 2013



SEJARAH LUMBA-LUMBA

           Lumba-lumba adalah mamalia laut yang sangat cerdas, selain itu sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks. Sehingga banyakteknologi yang terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu contoh adalah kulit lumba-lumba yang mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air. Hal ini yang digunakan para perenang untuk merancang baju renang yang mirip kulit lumba-lumba.
           Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba adalah binatang menyusui. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba adalah kerebat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba.
          Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bisa menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernapas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernapas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalnya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang. Induk lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di dekat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.
         Lumba-lumba hidup dan bekerja dalam kelompok atau disebut kawanan. Mereka sering bermain bersama. Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak di bawah air. Ia bisa tenggelam. Oleh karena itu, ia setengah tidur beberapa saat dalam sehari. Lumba-lumba makan cumi dan ikan seperti ikan mullet abu-abu.

Monday, March 18, 2013

About My Family

Me tell you about My Family
Hallo Friend..

My name is Indah Kartika Sari, you can call me Indah. My english name is Adelle. I am 20 years old. I was born on September 17, 1992 in Jakarta. My Parents named Mr.Sudiono and Miss.Kartini. My Father worked as a Retired Military and My Mother work as Civil Servants in Hospital. Most families here are small. I have one older brother, My brother's name is  Murdiono. He was 22 years old.
He works as Information in the Hospital.
We are just two siblings and we both staye with Grandmother. Me and my brother live with grandmother since birth, my parents live in Bogor since marry. But after my father died at the age of 59 years (2011), my mother staye with me at Grandma's House until now.